Rabu, 10 Oktober 2012

LANGKAH-LANGKAH METODE ILMIAH DAN ANALISIS DATA


·         1. LANGKAH-LANGKAH METODE ILMIAH DAN ANALISIS DATA KUALITATIF Disampaikan pada: Pelatihan Metode Riset Dosen Institut Pemerintahan Dalam Negeri Hari Rabu, Tanggal 4 November 2009 Di Puri Avia Jln Raya Puncak KM 65 No 179 Cipayung – Bogor Oleh: Ade Makmur K Jurusan Antropologi FISIP – UNPAD Pembina Mata Kuliah Etnografi Indonesia
·         2. PENGANTAR Seringkali dalam percakapan sehari-hari muncul perkataan ‘ini ilmiah’ lho! Atau, dalam perbincangan baik resmi dalam suatu forum maupun tidak resmi seperti obrolan di warung kopi, perkataan atau argumentasi untuk menyakinkan pendengarnya acapkali terlontar kata-kata ‘ini ilmiah’ atau ‘akademis’ lho!. Boleh jadi pendengarnya, dibuat terkesima lalu tidak mau melakukan perlawanan kata-kata lagi, alias perdebatan menjadi selesai tanpa satu pun yang dipuaskan. Lalu apa sebenarnya dengan perkataan ilmiah atau akademis itu. Konon, perkataan ilmiah atau sering disandingkan lagi dengan perkataan akademis itu, meski penggunaan kata yang salah untuk kata yang terakhir itu, menjadi kelaziman perkataan yang seringkali dipakai para profesor yang memang tanpa menyebut kata-kata ilmiah pun sudah tentunya akan ilmiah. Dalam tulisan ini, saya tidak menyinggung apa itu perkataan ilmiah, namun mencoba mengurai apa itu langkah-langkah metode ilmiah dan analisis data kualitatif. Yang kadangkalanya juga analisis kualitatif acapkali digunakan para pengamat untuk memperkuat argumentasinya.
·         3. METODE ILMIAH: didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, diantaranya Rasional: sesuatu yang masuk akal dan terjangkau oleh penalaran manusia Empiris: menggunakan cara-cara tertentu yang dapat diamati dengan menggunakan panca indera Sistematis: menggunakan proses dengan langkah-langkah logis.
·         4. Sifat Metode Ilmiah : Efisien dalam penggunaan sumber daya (tenaga, biaya, waktu) Terbuka (dapat dipakai oleh siapa saja) Teruji (prosedurnya logis dalam memperoleh keputusan)
·         5. Pola Pikir dalam Metode Ilmiah : Induktif: Pengambilan kesimpulan dari kasus yang bersifat khusus menjadi kesimpulan yang bersifat umum Deduktif: Pengambilan kesimpulan dari hal yang bersifat umum menjadi kasus yang bersifat khusus
·         6. LANGKAH-LANGKAH METODE ILMIAH Masalah : berawal dari adanya masalah yang dapat digali dari sumber empiris dan teoretis, sebagai suatu aktivitas pendahuluan. Agar masalah ditemukan dengan baik memerlukan fakta-fakta empiris dan diiringi dengan penguasaan teori yang diperoleh dari mengkaji berbagai literatur relevan. Rumusan masalah : Masalah yang ditemukan diformulasikan dalam sebuah rumusan masalah, dan umumnya rumusan masalah disusun dalam bentuk pertanyaan.
·         7. Pengajuan hipotesis : Masalah yang dirumuskan relevan dengan hipotesis yang diajukan. Hipotesis digali dari penelusuran referensi teoretis dan mengkaji hasil-hasil penelitian sebelumnya. Metode/strategi pendekatan penelitian : Untuk menguji hipotesis maka peneliti memilih metode/strategi/pendekatan/desain penelitian yang sesuai. LANGKAH-LANGKAH METODE ILMIAH
·         8. Menyusun instrumen penelitian : Langkah setelah menentukan metode/strategi pendekatan, maka peneliti merancang instrumen penelitian sebagai alat pengumpulan data, misalnya angket, pedoman wawancara, atau pedoman observasi, dan melakukan pengujian validitas dan reliabilitas instrumen agar instrumen memang tepat dan layak untuk mengukur variabel penelitian. Mengumpulkan dan menganalisis data : Data penelitian dikumpulkan dengan Instrumen yang kemudian dilakukan pengolahan dan analisis data dengan menggunakan alat-alat uji statistik yang relevan dengan tujuan penelitian atau pengujian secara kualitatif. LANGKAH-LANGKAH METODE ILMIAH
·         9. Simpulan : Langkah terakhir adalah membuat simpulan dari data yang telah dianalisis. Melalui kesimpulan maka akan terjawab rumusan masalah dan hipotesis yang diajukan dapat dibuktikan kebenarannya. LANGKAH-LANGKAH METODE ILMIAH
·         10. Mencandra/mengadakan deskripsi, menggambarkan secara jelas dan cermat hal-hal yang dipersoalkan Menerangkan/Eksplanasi, menerangkan kondisi-kondisi yang mendasari terjadinya peristiwa peristiwa/gejala Menyusun Teori, mencari dan merumuskan hukum-hukum mengenai hubungan antara kondisi yang satu dengan yang lain atau hubungan peristiwa yang satu dengan yang lain SIMPULAN: Metode Ilmiah sebagai wahana peneguhkan Ilmu Pengetahuan, dengan:
·         11. Membuat Prediksi/Peramalan, membuat ramalan, estimasi dan proyeksi mengenai peristiwa-peristiwa yang bakal terjadi atau gejala-gejala yang akan muncul Melakukan Pengendalian, melakukan tindakan guna mengendalikan peristiwa-peristiwa atau gejala-gejala SIMPULAN: Metode Ilmiah sebagai wahana peneguhkan Ilmu Pengetahuan, dengan:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar